FINAL NBA : San Antonio Spurs Unggul 1-0 atas Miami Heat

shares




American Airlines Arena dipenuhi penonton yang kompak mengenakan baju atasan berwarna putih, saat Miami Heat menjamu San Antonio Spurs pada laga pertama final NBA musim 2012-2013, Kamis (6/6/2013) malam waktu setempat atau Jumat pagi WIB.

Jump ball antara Chris Bosh dan Tim Duncan membuka pertandingan. Heat memimpin lebih dulu berkat dunk Dwyane Wade, hanya 22 detik setelah tip off.

Tony Parker segera menjawabnya dengan jump shot akurat. Spurs memimpin 9-2 berkat koleksi poin Danny Green, Tiago Splitter, dan Kawhi Leonard.


Namun, Heat mengejar, berbalik memimpin, dan menutup kuarter pertama dengan keunggulan tipis, 24-23.
Kuarter dua masih berlangsung ketat. Spurs mencari cara untuk bisa memperkecil ketertinggalan, tetapi Heat selalu bisa meraih poin untuk mempertahankan keunggulan. Saat jeda turun minum, Heat menambah keunggulan mereka menjadi 52-49.

Kembali ke lapangan, Wade membuka kuarter tiga dengan tambahan dua poin untuk Heat. Kedua tim bergantian mencetak poin dan, saat kuarter ini berakhir, mereka sama-sama mengoleksi 20 angka. Heat masih unggul tiga angka, 72-69, saat memasuki kuarter terakhir.

Ketegangan menyelimuti kuarter empat. Parker menjadi pembuka poin ketika waktu sudah berjalan satu setengah menit. Spurs mendekat 71-74. Tetapi, Chris Andersen kembali membawa Heat menjauh.
Usaha Spurs untuk memperkecil ketertinggalan semakin mendekati hasil setelah Splitter mencetak dua angka dan membawa timnya menempel dengan 75-76.

Dua tembakan bebas Parker membawa Spurs berbalik memimpin dengan 77-76.

Bosh sempat membawa Heat kembali unggul 78-77, tetapi setelah itu Spurs mencetak angka yang membawa mereka kembali unggul.

Green melesakkan tembakan tiga angka dan membawa Spurs menjauh 88-81 saat pertandingan tersisa dua menit 13 detik. LeBron James menipiskan ketertinggalan Heat dengan tambahan dua poin.

Saat laga tersisa 1,5 menit, Green melakukan kesalahan fatal dengan melanggar Ray Allen yang tengah melakukan tembakan tiga angka. Salah satu shooter terbaik NBA tersebut tak membuang kesempatan saat mendapat hadiah tiga tembakan bebas. Heat mendekat 86-88.

Mendekati detik akhir pertandingan, persaingan semakin memanas. Parker melakukan tembakan ajaib di pengujung shot clock dan membawa Spurs memimpin 92-88, hanya 5,2 detik sebelum laga berakhir.
Heat mencoba memanfaatkan waktu tersisa untuk menghindar dari kekalahan, tetapi tak berhasil.

Saat buzzer tanda akhir pertandingan berbunyi, Spurs bertahan dengan keunggulan 92-88, yang berarti mereka unggul sementara 1-0.

Laga kedua akan berlangsung Minggu (9/6/2013) malam waktu setempat atau Senin pagi WIB, masih dari kandang Heat.


sumber 

Related Posts

0 comments:

Posting Komentar