Surat Minta Tolong Ditemukan di Kotak Mainan

shares

OREGON – Seorang wanita menemukan surat di kotak mainan yang masih disegel. Surat itu berisi permohonan bantuan yang ditulis oleh salah seorang pekerja yang bekerja di kamp kerja paksa yang ada di China.


Seorang wanita asal Oregon, Amerika Serikat (AS) bernama Julie Keith, menemukan surat itu di sebuah kotak mainan “Halloween Graveyard Kit” yang telah dibelinya dari Kmart. Surat itu ditulis dan dilipat rapi tersimpan di dalam kotak mainan yang masih tertutup rapat.



Dalam surat itu, penulis memohon bantuan dunia luar untuk mengakhiri lingkungan kerja yang tidak manusiawi dan kamp kerja paksa di China.

"Jika Anda membeli produk ini, silakan mengirim ulang surat ini kepada Organisasi Hak Asasi Manusia Dunia," tulisan dalam surat itu, seperti dikutip NY Daily News, Jumat (28/12/2012).

Ketika Julie Keith membuka kotak mainan ini, ia menemukan surat permohonan itu. Surat itu ditulis dalam bahasa Inggris tetapi tidak ditandatangani. Karakter China yang bercampur dengan tulisan bahasa Inggris sangat rapi tertulis disurat itu.

Keith mengatakan ia menemukan surat itu dalam keadaan dilipat dan diselipkan dalam styrofoam. Wanita berusia 42 tahun ini merasa terdorong untuk menyelidikinya. "Saya sepenuhnya percaya itu nyata," ujar Keith,

"Ribuan orang di sini berada di bawah penganiayaan dari Pemerintah Partai Komunis China akan berterima kasih dan mengingat Anda selamanya," ungkap Keith ketika ia membacakan surat itu.

Penulis surat itu menjelaskan mainan Halloween itu dibuat di unit 8, departemen 2 dari Kamp Kerja Masanjia di Shenyang, China.

"Orang-orang yang bekerja di sini harus bekerja 15 jam sehari tanpa Sabtu, Minggu dan istirahat setiap liburan. Jika tidak, mereka akan mendapatkan hukuman dan komentar kasar. Hampir tidak ada pembayaran (10 yuan / 1 bulan)," ungkap penulis itu dalam suratnya.

Kemudian, Keith memposting foto surat itu di akun Facebook miliknya dan meminta umpan balik dari Organisasi Hak Asasi Manusia Dunia. Organisasi Hak Asasi Manusia Dunia akhirnya telah melihat surat itu dan memberikan tanggapannya.

"Kami tidak dalam posisi untuk mengkonfirmasi keaslian atau asal surat tersebut," kata Sophie Richardson, direktur Organisasi Hak Asasi Manusia China.

Selama beberapa dekade, China telah menjalankan kamp kerja untuk orang-orang yang sering berbuat onar. Masanjia kamp kerja paksa terletak di Provinsi Liaoning di timur laut China.

Sementara itu, pihak Sears Holdings Corporation, yang mengoperasikan Kmart, mengatakan bahwa untuk memastikan pabrik yang memproduksi barang dagangan untuk perusahaan kami mematuhi Persyaratan Program tertentu, dan hukum setempat yang berkaitan dengan standar kerja dan praktek kerja.

"Kami memahami hal ini, dan akan terus menyelidiki," kata pihak Sears Holdings Corporation


Sumber

Related Posts

0 comments:

Posting Komentar