Fakta tentang Tulang

shares

“Ketika seorang insinyur membangun sebuah bangunan, sebuah jembatan, atau struktur lainnya, dia harus membangunnya sehingga dapat bertahan terhadap gaya-gaya yang merenggangkan struktur itu sekaligus gaya-gaya yang mengkompresinya. Dalam mendesain struktur yang dapat menahan kedua macam gaya itu, ia harus mengantisipasi berapa besar kekuatan dari setiap macam gaya itu yang bisa saja dialami oleh struktur tersebut selama masa hidupnya. 


Ada bahan-bahan, seperti besi tuangan dan semen, yang sangat baik untuk menahan gaya-gaya kompresi tetapi sangat buruk dalam menghadapi gaya-gaya yang merenggangkan. Menggunakan salah satu dari bahan ini untuk membangun struktur yang mengalami gaya-gaya tensil atau merenggangkan dapat menuntun kepada malapetaka. 

 gambar :wikipedia

Mari kita aplikasikan informasi dasar teknik insinyur ini kepada masalah membangun suatu kerangka bagi suatu makhluk hidup. Walaupun anda mungkin hanya seberat 65 kg, tulang-tulang kakimu yang panjang kemungkinan besar harus siap untuk menghadapi lebih dari 500 kg gaya kompresi dan ratusan kg tekanan dari otot-otot yang terjangkar padanya. Jadi adalah hal yang baik, bahwa tulang yang normal adalah tiga kali lebih kuat daripada kayu padat dan hampir sekuat besi! 


Berbagai tes telah memperlihatkan bahwa kekuatan tensil dari tulang adalah hampir 2500 kg per cm kuadrat. Tetapi bahan tulang lebih baik daripada besi karena ia tiga kali lebih ringan dan jauh lebih fleksibel. Struktur tulangmu didesain terlalu baik dan berhati-hati, tidak mungkin adalah hasil kecelakaan atau kebetulan. Jika kehidupan adalah hasil dari evolusi yang impersonal, evolusi pastilah masih berusaha untuk menghasilkan bahan yang terbaik untuk menjadi kerangka, dan akan ada banyak ubur-ubur di mana-mana!”


sumber :creationmoment

Related Posts

0 comments:

Posting Komentar