Meteor Hantam Motor di Tangerang

shares

GeonewZ .Sebuah benda yang diduga berasal dari langit jatuh menimpa sebuah rumah dan membenamkan satu unit sepeda motor warga di Desa Sentul, Kawasan Oleg, Balaraja, Kabupaten Tangerang, Banten.

"Benda itu jatuh dari langit dan langsung menghantam atap rumah serta motor di dalamnya hingga terkubur sedalam satu meter," kata Riswan (27), saksi mata kejadian, Kamis (21/6/2012).

Peristiwa itu terjadi pukul 05.00 WIB. Ketika itu, Riswan sedang tidur di dalam rumah. Tiba-tiba terdengar suara gemuruh, lalu ada benda yang menghantam atap rumah serta sepeda motor berpelat nomor polisi A 5068 FB persis di sampingnya. Setelah benda terjatuh, muncul debu sangat banyak.




 
"Saya lihat, motor yang tadinya ada di samping saya hilang, masuk ke dalam tanah, terkubur bersama benda yang diduga adalah meteor," kata karyawan percetakan stiker dan konstruksi itu.

Namun, Riswan tidak merasakan panas apa pun, termasuk percikan api dari sumber benda tersebut. Hanya saja, betis kaki sebelah kanan mengalami lecet.

Riswan kemudian menghubungi atasannya dan memberitahu aparat kepolisian setempat. Lalu, secara gotong royong, warga mengeluarkan sepeda motor yang terkubur bersama benda tersebut.

"Motornya sudah hancur tidak berbentuk lagi karena terhantam benda tersebut dan terkubur sedalam satu meter," katanya.

Namun, hingga kini, benda yang diduga meteor tersebut belum diangkat karena aparat kepolisian masih menunggu peneliti dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan).

"Kami bersama peneliti sedang menuju ke sana untuk mengecek kepastian benda tersebut. Kami juga meminta kepada kepolisian untuk tidak menyentuh benda itu," kata staf Humas Lapan, Elly, saat dihubungi. 


sumber 


Update :

Benda yang jatuh dari langit dan yang menimpa sebuah mess bengkel las di Balaraja, Tangerang, Banten,dipastikan bukan meteorit atau sampah antariksa. Polisi menduga kuat benda berbahan besi yang mirip kepala palu raksasa itu adalah pecahan turbin milik PT Mandiri Union Sejati (MUS).

Menurut Kapolsek Balaraja, Kabupaten Tangerang, AKP Dodi Prawira, pihaknya akan melakukan penyidikan kasus ini. Prawira menjelaskan, sekitar pukul 04.45 WIB, salah satu turbin dari perusahaan tersebut hendak dilakukan pengetesan setelah selesai diperbaiki.

"Setelah selesai diperbaiki, patah. Sedangkan kejadian di sini kan waktunya 5.00 WIB, jadi singkron," jelas Prawira di di Jl Serang, Nagrek, Balaraja, Kabupateng Tangerang, Kamis (21/6/2012).

Polisi sudah memeriksa seorang saksi dari perusahaan tersebut. Tidak hanya itu, salah satu perwakilan PT MUS, yang datang ke lokasi, memang sudah mengakui benda tersebut milik mereka.

"PT MUS sudah ke sini dan akui itu milik mereka," lanjut Prawira.

Lokasi perusahaan tersebut hanya berjarak sekitar 1 km dari lokasi kejadian. Kecepatan putaran turbin itu mencapai 900 rpm.

sumber

Related Posts

0 comments:

Posting Komentar